Harapan Akan Stimulus, Wall Street Ditutup Menguat

Harapan Akan Stimulus, Wall Street Ditutup Menguat

Bursa saham Amerika Serikat mencatatkan rekor kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis (11/2/2021), sedangkan depository tergelincir karena penurunan klaim pengangguran mengisyaratkan penguatan pasar tenaga kerja.

Berdasarkan information Bloomberg, Jumat (12/2/2021), indeks S&P 500 tercatat naik 0,2%, menghentikan tren penurunan selama dua hari sebelumnya. Keuntungan untuk saham teknologi mengangkat Nasdaq 100 ke kemajuan yang lebih besar. Imbal hasil depository sepuluh tahun naik menjadi sekitar 1,15%. Di Eropa, Indeks Stoxx 600 didukung oleh hasil yang kuat dari Royal Mail Plc dan Credit Agricole SA.

Aplikasi untuk tunjangan pengangguran negara bagian AS turun sedikit pada minggu lalu. Hal ini menandai pasar tenaga kerja masih secara bertahap membaik karena peluncuran vaksin terus berlanjut dan pembatasan bisnis berkurang.

Setelah kenaikan tajam dalam ekuitas pada awal Februari, saham AS sempat berhenti sejenak karena financial backer mempertimbangkan implikasi dari information inflasi terbaru.

Adapun, hingga saat ini masih ada perdebatan mengenai apakah lebih banyak upgrade AS, distribusi vaksin, dan tekad pemerintah untuk memulai pertumbuhan akan menyebabkan ekonomi Amerika menjadi terlalu panas.

“Sementara inflasi tidak muncul dalam information saat ini, inflasi sedang dalam perjalanan berkat upgrade fiskal dan moneter dan permintaan konsumen yang terpendam yang seharusnya meningkat saat ekonomi dibuka kembali,” individualized organization Nancy Davis, pendiri Quadratic Capital Management.

Dalam pidatonya Rabu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pasar kerja AS masih jauh dari pemulihan penuh dan meminta anggota parlemen dan sektor swasta untuk mendukung pekerja.

Dia juga mengatakan akan membutuhkan lebih dari kebijakan moneter yang mendukung untuk mencapai dan mempertahankan lapangan kerja yang maksimal.

Di tempat lain di pasar, minyak merosot setelah membatasi kenaikan terpanjang dalam dua tahun. Dolar tetap stabil dan Bitcoin naik di atas Us$47.000. Di Asia, beberapa pasar di kawasan itu tutup menjelang libur Tahun Baru Imlek.

Berikut ini pergerakan utama di pasar:

Saham

– Indeks S&P 500 naik 0,2% pada jam 4 sore di New York.

– Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,5%.

– MSCI Asia Pacific Index naik 0,2%.

– Indeks Pasar Berkembang MSCI naik 0,4%.

Mata Uang

– Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah.

– Euro naik 0,1% menjadi US$1,2125.

– Pound Inggris turun 0,2% menjadi US$1,3806.

– Yen Jepang melemah 0,2% menjadi 104,79 for every dolar.

Obligasi

– Imbal hasil Treasury 10 tahun naik satu premise poin menjadi 1,15%.

– Imbal hasil obligasi pemerintah dua tahun tidak berubah di 0,11%.

– Imbal hasil 10-tahun Jerman turun dua premise poin menjadi – 0,46%.

– Imbal hasil 10 tahun Inggris turun dua premise poin menjadi 0,47%.

Komoditas

– Minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,8% menjadi US$ 58,22 for every barel.

– Emas turun 0,9% menjadi US$1,826.68 per ounce.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
 

Recomendasi Bacaan

Sunny Bora

Sunny Bora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *